Astria Regita

  • Home
    • Version 1
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

 

Sumber : Google

         Hai buddies, Dalam era digitalisasi yang semakin pesat ini, teknologi semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Salah satu teknologi terbaru adalah Chat GPT OpenAI, yang merupakan program kecerdasan buatan yang dapat berkomunikasi dengan manusia seperti layaknya obrolan antarmanusia. Nah buat yang belum tau apa itu Chat GPT OpenAI, ChatGPT adalah sebuah chatbot AI berupa model bahasa generatif yang menggunakan teknologi transformer untuk memprediksi probabilitas kalimat atau kata berikutnya dalam suatu percakapan ataupun perintah teks

       Keuntungan penggunaan Chat GPT OpenAI di kalangan mahasiswa adalah dapat membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik yang kompleks. Dengan hanya mengetikkan pertanyaan atau masalah, Chat GPT OpenAI dapat memberikan solusi atau jawaban secara cepat dan akurat.

      Selain itu, Chat GPT OpenAI dapat membantu dalam proses penulisan, baik itu membuat ide, menyunting, atau menyusun kalimat yang lebih baik. Mahasiswa juga dapat menggunakan Chat GPT OpenAI sebagai sarana belajar mandiri untuk meningkatkan pemahaman dalam mata kuliah tertentu.

 

Sumber : Google

         Namun, ada juga risiko yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan Chat GPT OpenAI di kalangan mahasiswa ni buddies. Salah satunya adalah kemungkinan terjadinya plagiarisme, yaitu pengambilan ide atau karya orang lain tanpa memberikan kredit yang seharusnya. Meskipun Chat GPT OpenAI dapat membantu dalam proses penulisan, namun mahasiswa perlu menjamin bahwa karya akademik yang dihasilkan adalah orisinal dan bukan plagiat. Selain itu, penggunaan Chat GPT OpenAI juga dapat menurunkan keterampilan menulis dan berpikir kritis, karena mahasiswa hanya mengandalkan teknologi untuk menyelesaikan tugas akademiknya.

       Oleh karena itu, mahasiswa perlu bijak dalam menggunakan Chat GPT OpenAI. Mahasiswa harus memahami bahwa teknologi ini hanya dapat membantu, bukan menggantikan keterampilan menulis dan berpikir kritis yang seharusnya dimiliki.

Sumber : Google

       Berhubungan juga dengan adanya literasi digital, yaitu ada 4 pilar literasi digital. yaitu : etika digital, budaya digital, keterampilan digital, keamanan digital. Kenapa bisa dibilang berhubungan, karena yang pertama kita harus ada yang namanya etika dalam media digital selain itu kita juga harus mengerti yang namanya budaya digital atau cyber culture. begitu pun sama dengan keterampilan dan keamanan digital.

      Mahasiswa juga harus memastikan bahwa karya akademik yang dihasilkan adalah orisinal dan bukan plagiat, dengan melakukan pengecekan terhadap sumber referensi yang digunakan. Selain itu, penggunaan Chat GPT OpenAI harus digunakan sebagai sarana belajar mandiri, bukan sebagai pengganti proses pembelajaran di kelas.

       Teknologi pengolahan bahasa alami telah membuat kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu contohnya adalah Chat GPT OpenAI, sebuah program yang dapat menghasilkan teks yang sangat mirip dengan manusia. Penggunaan Chat GPT OpenAI di kalangan mahasiswa mungkin tampak menarik, tetapi ada beberapa keuntungan dan risiko yang harus dipertimbangkan.

Sumber : Google

Mahasiswa dapat menggunakan Chat GPT OpenAI untuk membantu mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka. Chat GPT OpenAI dapat memberikan saran dan ide-ide baru dalam penulisan, serta membantu dalam merumuskan argumentasi yang kuat.

      Dengan menggunakan Chat GPT OpenAI, mahasiswa dapat menghemat waktu dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Sebagai contoh, jika mahasiswa harus menyelesaikan esai, Chat GPT OpenAI dapat membantu dalam menghasilkan beberapa ide utama yang dapat dikembangkan lebih lanjut, sehingga waktu yang dihabiskan untuk merumuskan ide-ide dapat berkurang.


    Mahasiswa juga dapat menggunakan Chat GPT OpenAI sebagai alat untuk meningkatkan keterampilan bahasa mereka. Dalam hal ini, Chat GPT OpenAI dapat membantu mahasiswa dalam mempelajari kosakata baru dan mengeksplorasi cara penggunaan bahasa yang tepat.

     Nah buddies, jadi itu sebagian penjelasan dari penggunaan AL dengan Chat GPT diklangan mahasiswa. semoga buddies yang membacanya bisa paham dan mengerti yaaa. Thank u for reading buddies and Have a nice dayy :))


Source : https://betv.disway.id/
  

 


Sumber : Jabar Prov - Google

       Apasih itu cyber crime?, sebagian orang mungkin sudah tau apa yang dimaksud dengan cyber crime. Tetapi masih banyak juga yang belum mengetahui lebih jauh tentang apa itu cyber crime, dan apa saja bahaya kasus cyber crime tersebut. Nah maka dari itu buddies, kita akan mebahas tentang bahaya kasus cyber crime yang ada di Indonesia.

      APA ITU CYBER CRIME??
   
    Cyber crime, atau kejahatan di dunia maya, adalah jenis kejahatan yang dilakukan melalui komputer dan jaringan. Komputer sendiri merupakan alat utama untuk melakukan cyber crime ini, tetapi seringkali komputer juga dijadikan sebagai target dari kejatahan ini. Biasanya, cyber crime membahayakan seseorang karena pencurian data hingga keuangan.

Sumber : Google

    Ada banyak sekali masalah privasi yang terjadi akibat cryber crime ini. Biasanya, informasi pribadi yang bersifat rahasia yang didapatkan melalui cyber crime ini seringkali disebarluaskan ke publik atau bahkan dijual kepada pihak yang menginginkannya.

      APA SAJA YANG TERMASUK KE DALAM CYBER CRIME??

    1. Akses Ilegal.
         
Sumber : Google

       Akses ilegal adalah ketika pelaku memaksa masuk ke dalam akun korban tanpa sepengetahuan dan seizin dari korban. Hal ini memang merupakan salah satu jenis cyber crime yang paling umum. Bahkan, beberapa pelakunya terkadang tidak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan termasuk ke dalam cyber crime. Akun yang dimasuki secara ilegal tersebut dapat menyebabkan banyak sekali kerugian kepada korbannya. Pelaku bisa saja menyamar menjadi korban dan menipu orang lain dengan cara meminjam uang. Selain itu, informasi pribadi dari pemilik akun juga bisa tersebar luas ke khalayak umum.

     2. Phising.


Sumber : CISSReg - Google

             Phising adalah cara untuk melakukan penipuan dengan tujuan mencuri akun dari korban. Biasanya, pelaku mengincar korban melalui email atau pesan di dunia maya lainnya seperti pesan Facebook, Instagram, twitter, dan lain sebagainya. Phising juga dapat diartikan sebagai upaya untuk memperoleh informasi mengenai data seseorang dengan menggunakan teknik penipuan, biasanya dengan mengaku sebagai orang lain atau dengan mengirimkan sebuah link yang dapat mencuri informasi. Data dan informasi yang dimaksud adalah data pribadi seperti nama, umur, alamat, dan informasi akun tertentu atau bahkan data serta informasi keuangan.

       3. Cyber Terorism


Sumber : Dark Reading - Google
                
               Cyber terrorism, atau terorisme siber, merupakan salah satu jenis cyber crime yang merugikan negara, bahkan mengancam keselamatan warga negara dan pemangku kepentingan yang mengatur jalannya pemerintahan. Aktivitas cyber terrorism ini mengacu pada serangan terhadap komputer, jaringan, dan sistem informasi suatu negara dengan tujuan untuk mengintimidasi dan menekan pemerintah untuk kepentingan tertentu.

       Nah buddies, selain apa saja yang masuk ke dalam cyber crime. disini juga akan ada satu contoh kasus cyber crime yang pernah terjadi di Indonesia. salah satunya yaitu kasus Pembobolan Databese Polri Pada Tahun 2021 Silam.

Sumber : Google

          Kasus bobolnya tiga server web dari subdomain milik Polri (polri.go.id) menjadi sorotan publik. Lembaga Riset Siber Indonesia CISSReC mengingatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk meningkatkan security awareness dan memperkuat sistemnya. Pelaku yang sama dengan peretasan BSSN: Pratama mengatakan serangan yang diderita Polri sama dengan serangan deface yang terjadi pada web Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Peretas (hacker) yang menamakan dirinya ‘son1x’ itu lalu membagikan data tersebut secara gratis di forum internet RaidForum.

          “Kali ini giliran data personel Polri yang bocor. Kebocoran ini diketahui dari salah satu unggahan akun twitter @son1x777 yang juga men-deface website BSSN,” ucap Pratama. Dari file tersebut, berisi banyak informasi penting dari data pribadi personel kepolisian, misalnya nama, NRP, pangkat, tempat dan tanggal lahir, satker, jabatan, alamat, agama, golongan darah, suku, email, bahkan nomor telepon. Disebutkan pula terdapat kolom data rehab putusan, rehab putusan sidang, jenis_pelanggaran, rehab keterangan, id propam, hukuman_selesai, tanggal binlu selesai. Kemungkinan data yang bocor ini merupakan data dari pelanggaran yang dilakukan oleh personel Polri.

            Data-data yang diretas: Di unggahan tersebut juga diberikan link untuk download sampel hasil data yang diambil yang diduga berisi sampel database personel Polri. Dua database yang diberikan memiliki ukuran dan isi yang sama, yakni 10.27 mb dengan nama file polrileak.txt dan polri.sql. 

Sumber : Google

               Pratama mengatakan Polri berkali-kali diretas, mulai diretas untuk diubah tampilannya (deface), diretas untuk situs judi online, hingga peretasan pencurian database personelnya. Bahkan, menurut dia, sampai sekarang database personel Polri masih dijual di forum internet RaidForum dengan bebas oleh pelaku yang mempunyai nama akun “Stars12n”. Pada forum tersebut juga diberikan sampel data untuk bisa di-download dengan gratis.

           Nah jadi itu buddies, salah satu contoh kasus cyber crime yang pernah teradi di Indonesia. serem banget kan buddies. Intinya tetep hati hati yaa buddies tentang apapun itu yang menyangkut dengan data pribadi kalian, karena zama sekarang banyak banget orang yang uda berani lancang seperti itu. Mungkin segitu aja yaa buddies penjelasan tentang bahayanya cyber crime di Indonesia ini. Thank u for reading and Have a nice day buddiess :))
Source : https://asumsi.co/post/62693/kasus-pembobolan-data-polri-pengamat-sorot-rendahnya-security-awareness/ 
           

Sumber : Eat My News - Google

    Hello Buddies! Kembali lagi nih sama aku. Nah kali ini kita akan membahas tentang, apakah benar cyber culture itu dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat?. Hmm pasti udah pada penasaran juga kan buddies, oke disini aku akan menjelaskan dulu nih apa itu cyber culture bagi yang belum tau.

     Cyberculture adalah budaya yang telah muncul, atau muncul dari penggunaan jaringan komputer untuk komunikasi, hiburan dan bisnis. Budaya internet juga merupakan studi tentang fenomena sosial nih buddies yang terkait dengan internet dan bentuk-bentuk lain dari komunikasi jaringan, seperti komunitas online, game multi-player online, jejaring sosial, pemanfaatan komputer dan aplikasi mobile internet.

      Di Indonesia sendiri cyberculture mulai berkembang sejak internet masuk ke Indonesia. Sejarah internet Indonesia dimulai sejak tahun 1920 (zaman pra-teknologi informasi) dan terus berkembang hingga tahun 1990. Tahun 1990 internet awal mulai masuk dan digunakan untuk kepentingan surat-menyurat elektronik ( Email ) oleh pemerintah dan lembaga pendidikan. Tahun 1996 hingga tahun 1998 internet di Indonesia mulai dimaksimalkan untuk kepentingan pendidikam, dan disosialisasikan hingga ke tingkat RT dan RW, dikenal dengan istilah kampung cyber dan RT / RW.

      

Sumber : Detik.com

            Nah buddies, dari pengertian tadi ternyata cyber culture juga dapat menimbulkan dampak negatif lph bagi masyarakat. Diantaranya adalah :

           1. Kurangnya Sosialisasi Manusia di Dunia Maya.

Sumber : Google

        Seperti yang kita ketahui nih buddies bahwa dunia internet dapat memberikan kenyamanan dan kesenangan pada penggunanya melalui berbagi situs dan aplikasi-aplikasi sosial yang membuat manusia menjadi lebih aktif dalam bersosialisai di dunia maya. Padahal hal ini menyebabkan kurangnya interaksi sosial di dunia nyata, karena interaksi yang dilakukan secara langsung di dunia nyata itu sangatlah berpengaruh didalam kehidupan.

          2.  Dapat digunakan Untuk Melakukan Kejahatan.



Sumber : Medcom.id

              Pada saat ini kejahatan yang dilalukan oleh beberapa kelompok terjadi di dunia maya, seperti pembajakan situs web,akun sosmed,dll. Hal ini disebabkan karena kurangnya keamanan dalam penggunaan privasi akun atau situs. Tidak dipungkiri juga nih buddies karena teknologi saat ini semakin canggih sehingga banyak manusia yang pintar dalam hal membajak atau hacker. 

             3. Sering Terjadinya Pembullyan.


Sumber : Google

               Bullying atau pembulian sering kita dengar di dunia internet, entah itu dari kalangan masyarakat biasa sampai artis terkenal. Pembulian ini terjadi dikarenakan banyaknya aplikasi-aplikasi yang bisa memperlihatkan kehidupan orang-orang di dunia. Apalagi sekarang ini banyak orang yang selalu menunjukakan eksistensinya di sosmed, sehingga cenderung menimbulkan rasa iri pada pengguna lainnya.Hal inilah yang menyebabkan terjadinya saling mengkritik dan mengacu ke pembulian.

              4. Dapat Menyebabkan Kecanduan Yang Berlebih.


Sumber : Merdeka.com

                  Teknologi yang semakin berkembang ini membuat kemajuan digital juga kian lama semmakin maju, terbukti dengan adanya ciptaan-ciptaan baru yang canggih dan serba modern contohnya saja seperti gadget. Dari anak-anak sampai dewasa semua pasti memiliki gadget. Jelas gadget sangat diminati karena ada berbagai fitu-fitur menarik yang ada di dalamnya membuat semua orang sampai ketagihan dengan gadget. 

Tentu hal ini tidak baik karena apabila kita sampai kecanduan bermain gadget banyak hal negatif yang bisa kita dapat seperti terpapar radiasi, menurunnya kesehatan mata terlalu sering berada di depan layar gadget, mengurangi sosialisasi di masyarakat, dll. Maka dari itu hendaknya kita lebih bijak lagi dalam memanfaatkan perkembangan teknologi yang seamakin maju ini.

         Nah buddies itu dia beberapa dampak negatif cyber culture yang terjadi di masyarakat. semoga dengan dijelaskannya beberapa dampak negatif tersebut, kita semua bisa selalu tetap stay safe yaa buddies akan hal tersebut. Karena lebih baik mencegah buddies daripada melakukan. Mungkin segitu dulu yaa buddies artikel yang bisa aku kasih tau sedikit tentang dampak negatif cyber culture ini. Thank u for reading and Have a nice dayy buddiess :)) 


Source : 
https://www.kompasiana.com/shelvia6876/60179d64d541df78e56049f2/dampak-negatif-dari-adanya-cyber-culture 
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-semarang/baca-artikel/14366/Pengaruh-Positif-dan-Negatif-Media-Sosial-Terhadap-Masyarakat.html 
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

ABOUT ME

I could look back at my life and get a good story out of it. It's a picture of somebody trying to figure things out.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

Categories

  • AL CHAT GPT chat GPT dikalangan mahasiswa 1
  • Cyber Crime di Indonesia Pembobolan situs akun polri 1
  • Cyber Culture 1

Advertisement

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • Mei 2023 (3)
  • April 2023 (1)
  • Maret 2023 (1)

Laporkan Penyalahgunaan

  • Beranda

Mengenai Saya

astria regita
Lihat profil lengkapku

PENGGUNAAN AL DENGAN CHAT GPT DIKALANGAN MAHASISWA!!

  Sumber : Google          Hai buddies,  Dalam era digitalisasi yang semakin pesat ini, teknologi semakin menjadi bagian penting dalam kehid...

Oddthemes

Copyright © Astria Regita. Designed by OddThemes